Laboratorium

Laboratorium

Laboratorium RSIY PDHI 24 Jam Siap Melayani

Darah merupakan cairan yang mengalir ke seluruh tubuh. Artinya, ia mengalir ke semua organ-organ penting dalam tubuh. Dalam proses peredaran darah tersebut, ia bertindak sebagai media yang membawa nutrisi dan oksigen ke jaringan dan seluruh sel di dalam tubuh. Darah juga membawa produk-produk limbah kembali ke sistem ekresi untuk proses pembuangan. Di sini kita dapat lihat bagaimana aliran darah dalam tubuh mempengaruhi atau dipengaruhi oleh banyak kondisi medis. Karena alasan inilah, cek darah menjadi salah satu pemeriksaan penunjang yang paling umum untuk dilakukan.

Pemeriksaan darah juga penting dilakukan untuk memantau aktivitas dan tingkat keparahan kondisi medis tertentu. Selain itu, pemeriksaan darah juga berfungsi untuk melakukan pengecakan golongan darah sebelum menerima transfuse darah, untuk mengetahui konsumsi obat-obatan terlarang, serta menentukan pengobatan yang tepat bagi penderita tertentu. Jadi, darah memiliki fungsi penting dalam tubuh sekaligus menjadi indikator sehat atau sakit tidaknya seseorang.

Pemeriksaan darah lengkap adalah tes darah yang dilakukan untuk mengetahui jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dalam tubuh Anda. Jumlah sel darah dapat menggambarkan kondisi kesehatan Anda sehingga bisa membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan pengobatan.

Beberapa pemeriksaan yang termasuk dalam pemeriksaan darah lengkap dan dapat menjadi indikasi gangguan kesehatan Anda adalah antara lain:

Hemoglobin (Hb)

Hemoglobin adalah protein yang terkandung dalam sel darah merah dan berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Inilah sebabnya darah berwarna merah karena terdapat kandungan oksigen. Jika dalam pemeriksaan darah terdapat perubahan Hb, maka menjadi pertanda Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu.

Hematokrit (Ht)*

Hematokrit adalah kadar sel darah merah dalam darah. Kadar sel darah merah yang terlalu rendah atau tinggi dapat menjadi indikasi bahwa Anda sedang menderita penyakit tertentu, seperti anemia atau dehidrasi. Selain itu, pemeriksaan hematokrit juga dilakukan guna mengetahui reaksi tubuh terhadap pengobatan yang tengah dijalani.

Trombosit

Trombosit merupakan fragmen kecil di dalam darah yang tidak memiliki warna atau sering disebut sebagai kepingan darah. Trombosit ini diproduksi oleh tubuh di dalam sumsum tulang belakang bersama dengan sel darah merah dan sel darah putih. Jika dalam pemeriksaan kadar trombosit tidak normal, maka proses pembekuan darah dapat terganggu sampai terjadi penggumpalan darah. Karena sifatnya dapat membekukan darah, trombosit berfungsi untuk menutup dan menyembuhkan luka. Trombosit juga berfungsi untuk menghentikan pendarahan ketika terjadi luka

Sel Darah Merah

Fungsi sel darah merah adalah membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Sel darah merah dengan tingkat yang tidak normal akan menjadi pertanda kalau kamu tengah mengidap penyakit tertentu. Penyakit tersebut meliputi anemia, perdarahan, serta kekurangan cairan atau dehidrasi.

Sel Darah Putih

Fungsi sel darah putih adalah melindungi tubuh dari segala serangan penyakit. Sel darah putih juga bertugas untuk mendeteksi dan membasmi mikroorganisme asing, seperti virus, bakteri, maupun parasit yang membawa penyakit atau infeksi ke dalam tubuh. Pemeriksaan darah lengkap, akan mendeteksi bagaimana kondisi sel darah putih tersebut dalam menyerang virus atau bakteri yang sedang menyerang tubuh Anda.

Gula Darah

Pemeriksaan gula darah dilakukan untuk mengetahui kadar gula dalam darah. Selain untuk mendeteksi diabetes, tes gula darah dilakukan untuk memastikan kadar gula darah pengidap diabetes dalam tahap normal. Tes gula darah ada banyak jenis dengan fungsi yang berbeda.

Laboratorium RS Islam Yogyakarta PDHI (RSIY PDHI) 24 Jam melayani :

  1. Hematologi (LED, hemoglobin, leukosit, hitung jenis, eritrosit, hematokrit, trombosit, dll).
  2. Gula darah acak.
  3. Gula darah puasa 2 jam PP.
  4. Fungsi Ginjal (BUN, Kreatinin, asam urat, dll).
  5. Lemak Darah (kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, trigliserida).
  6. Fungsi hati (SGOT, SGPT, albumin, globulin, dll).
  7. Urine lengkap.
  8. Patologi Anatomi (PA), dengan pelayanan :
    a.  FNAB regular (non guiding).
    b.  FNAB guiding CT Scan.
    c.  FNAB guiding USG.
    d.  Pap Smear Papaniculao (conventional).
    e.  Pap Smear liquid base sitologi.
    f.   Pap Smear liquid base sitologi & Vaksin HPV.
    g.  Sitologi cairan pleura.
    h.  Sitologi cairan sputum.
    i.   Sitologi cairan asites.
    j.   Sitologi cairan urine.
    k.  Sitologi cairan liquor.
    l.   Histopatologi biopsy & bahan operasi.
    m. KRAS mutation colorectal cancer.
    n.  ALL RAS mutation colorectal cancer.
    o.  EGFR mutation lung cancer.
    p.  BRCA 1 & 2 mutation breast cancer.
    q.  Imunihistokimia : ER, PR, HER2, KI67, PIG IHC, Panel
    Limfoma.
    r.  Dokumentasi.