RSIY PDHI Terima Kunjungan Kepala Desa Tirtomartani

RSIY PDHI Terima Kunjungan Kepala Desa Tirtomartani

RS Islam Yogyakarta PDHI menerima kunjungan dari Kepala Desa dan perangkat Desa Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Kamis (18/02). Kunjungan diterima langsung oleh Direktur RSIY PDHI, dr. H. Bima Achmad BN dan Bagian Humas Marketing. Kunjungan tersebut dalam tujuan sharing informasi kegiatan kesehatan dan sosial rumah sakit dengan program-program kemasyarakatan yang dimiliki oleh Desa Tirtomartani.

Menurut dr. Bima, rumah sakit memiliki program filantropi yang sudah berjalan melalui RSIY PDHI Peduli. Program tersebut menyangkut bantuan sosial, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat yang tidak mampu. RSIY PDHI Peduli adalah lembaga pengumpul dana zakat, infak dan sedekah karyawan rumah sakit untuk kegiatan sosial, pendidikan dan keagamaan. “Selama ini kita telah banyak membantu pasien yang tidak mampu dan tanpa jaminan sosial. Meski jumlah bantuannya menyesuaikan kesanggupan kepedulian, tapi kami berupaya untuk memberikan hak sehat kepada mereka,” jelas dr. Bima.

Selain itu, dr. Bima menjelaskan, rumah sakit juga memiliki kegiatan sosial bulanan yang masih tetap berjalan, yaitu bantuan beasiswa anak takwa bagi anak dhuafa dan santunan lansia. Di mana jumlah total keduanya sekitar 80 peserta. Dr. Bima berharap, ada komunikasi intensif dengan pemerintah Desa Tirtomartani jika ada warga yang membutuhkan bantuan kesehatan dan santunan sosial sesuai dengan kriteria yang disyaratkan. “Alhamdulillah, kegiatan-kegiatan sosial rumah sakit masih terus berjalan meski di tengah pandemi seperti saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tirtomartani, Indra Gunawan menyambut positif sambutan dan program kesehatan dan sosial yang dimiliki oleh rumah sakit. Menurutnya, di wilayah Tirtomartani ini ada 3 rumah sakit yaitu RSIY PDHI, RS Panti Rini dan RS Bhayangkara. Sehingga pihaknya berharap, dengan adanya 3 rumah sakit tersebut seharusnya masyarakat tidak memiliki masalah lagi dengan kesehatannya. “Karena itu, saya ingin ada kegiatan yang bersinergi dengan RSIY PDHI dengan masyarakat Tirtomartani, khususnya masalah kesehatan dan sosial,” harapnya.

Lebih lajut, Indra menegaskan jika ada kegiatan dengan rumah sakit, pihaknya siap mendukung kegiatan tersebut, terutama tentang kesehatan dan Covid-19. Pemahaman di rumah sakit dengan di desa itu berbeda-beda misalnya tentang Covid-19, vaksin dan lainnya. Masyarakat butuh edukasi dari tenaga kesehatan langsung. Apalagi sekarang di setiap desa ada posko Covid yang bertugas memberikan edukasi dan penyuluhan tentang Covid-19. “Saya berharap kegiatan edukasi ini dapat bersinergi dengan RSIY PDHI,” tandasnya.

0 Komentar