Sunat Lebih Aman Ya Dengan Dokter

Sunat Lebih Aman Ya Dengan Dokter

Sunat lebih aman ya ke dokter. Mungkin Anda akan berpikir ulang untuk menyunatkan anak Anda selain pada dokter jika melihat alasan-alasan penting di baliknya. Apalagi jika umur Anda sudah terbilang dewasa. Semakin bertambahnya umur maka sunat semakin berisiko untuk terjadi pendarahan karena berkaitan dengan ukuran penis dan pembuluh darah. Sebab rata-rata usia melakukan sunat sekitar rentang 5 hingga 15 tahun. Namun banyak kaum pria yang mulai sadar manfaat penting sunat bagi kesehatan sehingga tidak sedikit yang melakukan tindakan sunat di usia dewasa.

Sunat atau khitan adalah prosedur pembedahan yang bertujuan untuk membuang kulit penis bagian luar yang menutupi kepala penis. Sunat dalam bahasa medisnya disebut Circumsisi ini banyak dilakukan oleh tenaga terapil seperti mantri, perawat bahkan dokter. Namun, ada alasan penting mengapa tindakan sunat sebaiknya dilakukan oleh seorang tenaga medis seperti dokter.

Alasan Mengapa Sunat Sebaiknya Harus Ke Dokter

Pertama, sunat adalah tindakan medis sehingga perlu ditangani oleh orang-orang yang berkompeten. Kalau berbicara kompetensi, maka yang berhak melakukan tindakan sunat secara benar dan aman ya dokter. Secara bidang keilmuan, dokter sudah belajar dan memiliki keilmuwan medis untuk melakukan tindakan sunat secara benar dan aman.

Kedua, dokter dapat menemukan tempat yang tepat untuk dikhitan. Hal ini penting untuk menjamin keamanan bagian kemaluan dan meminimalisir terjadinya pendarahan dan cidera pada kepala penis. Kerumitan bagian penis untuk dikhitan membutuhkan tenaga khusus yang telah teruji dan kompeten, tidak lain adalah dokter. Meski demikian, para orang tua tak perlu khawatir karena semua tindakan khitan yang dilakukan oleh dokter sudah sesuai dengan prosedur medis sedingga akan aman dan tidak akan menimbulkan penyakit seperti titanus.

Ketiga, sunat yang dilakukan oleh dokter akan dilakukan penanganan sesuai dengan kondisi tubuh seseorang. Sehingga apabila ditemukan adanya kelainan organ atau kondisi medis tertentu, dokter dapat memberikan penjelasan dan penanganan yang lebih tepat. Jika dilakukan sunat di sembarang tempat oleh tenaga selain dokter, misalnya dengan teknik yang ditarik dulu kulitnya lalu dipotong. Kalau sampai kulitnya ada yang menempel di kepala penisnya seperti fimosis, maka sangat berbahaya. Bisa-bisa kepalanya bisa kesambar pisau.

Keempat, dokter dapat melihat kontradiksi tindakan medis dari seseorang sehingga apakah tindakan sunat sebaiknya dilakukan atau tidak. Jika ada kontradiksi untuk dilakukan tindakan sunat, maka dokter akan memberikan edukasi dan solusi kepada anggota keluarganya. Misalnya, sunat tidak dapat dilakukan pada keadaan-keadaan medis tertentu seperti Hiphospadia yaitu adanya kelainan muara uretra atau lubang penis yang normalnya ada di ujung penis. Pada kelainan ini, bisa terletak di batang penis bagian bawah, di kepala penis, atau bahkan di perineum atau dibawa kantung zakar. Pada keadaan ini, tidak boleh dilakukan sirkumsisi karena kulup atau kulitnya akan dimanfaatkan untuk memperbaiki muara penuhnya pada saat dioperasi.

Kemudian juga tidak boleh langsung dikerjakan pada pasien dengan kelainan pembekuan darah atau penyakit hemofilia, trombositopenia (trombosit darah rendah). Hal ini karena akan terjadi perdarahan hebat yang sulit berhenti. Kontraindikasi yang masih pertimbangan adalah adanya infeksi pada penis, yaitu Diabetes Mellitus. Yang jelas, dokter dapat menjelaskan apakah bisa dilakukan sunat atau tidak.

Jika Anda ingin sunat yang benar dan aman tanpa rasa khawatir terjadi apa-apa pada anak Anda, sebaiknya dilakukan oleh dokter atau dokter spesialis bedah di rumah sakit, salah satunya di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI. Sehingga, selain rasa aman dan nyaman, Anda juga akan melihat manfaat sehat dari perintah sunat, yaitu memudahkan untuk membersihkan penis, mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih, mengurangi risiko tertular infeksi menular seksual dan mencegah kanker penis, serta kanker serviks pada pasangan.

1 Komentar

Sunat Lebih Aman Ya Dengan Dokter – PERSI DIY, Tuesday, 22 Sep 2020

[…] post Sunat Lebih Aman Ya Dengan Dokter appeared first on RSIY […]

Reply

PRESTASI

logo_paripurna_syariah_rsiy_pdhi-min

JADWAL DOKTER

No upcoming events for today

Agenda / Event